<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	>

<channel>
	<title>Marjo</title>
	<atom:link href="http://marjo.blogdetik.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://marjo.blogdetik.com</link>
	<description>Just another Marjo weblog</description>
	<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 05:03:56 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=2.7</generator>
	<language>en</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
			<item>
		<title>Sebanyak 322 peserta</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2011/07/23/sebanyak-322-peserta/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2011/07/23/sebanyak-322-peserta/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 23 Jul 2011 05:03:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[News]]></category>

		<category><![CDATA[Sebanyak 322 peserta]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=9</guid>
		<description><![CDATA[Sebanyak 322 peserta mengikuti Daurah Syar’iyyah Wa Lughatil Arabiyah atau Pelatihan Bahasa Arab dan Wawasan Keislaman yang berlangsung di Lantai III dan V, Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM).
Ke-322 peserta ini terdiri atas 267 laki-laki dan 55 perempuan. Mereka merupakan perwakilan beberapa kabupaten dan organisasi Islam dari kawasan timur Indonesia (KTI). Daurah Syar’iyyah Wa Lughatil [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://marjo.blogdetik.com/2011/07/23/sebanyak-322-peserta/">Sebanyak 322 peserta</a> mengikuti Daurah Syar’iyyah Wa Lughatil Arabiyah atau Pelatihan Bahasa Arab dan Wawasan Keislaman yang berlangsung di Lantai III dan V, Gedung Pascasarjana Universitas Negeri Makassar (UNM).</p>
<p>Ke-322 peserta ini terdiri atas 267 laki-laki dan 55 perempuan. Mereka merupakan perwakilan beberapa kabupaten dan organisasi Islam dari kawasan timur Indonesia (KTI). Daurah Syar’iyyah Wa Lughatil Arabiyah telah berlangsung sejak 13 Juli dan akan berakhir pada 25 Juli nanti. Kegiatan ini terlaksana atas kerja sama Islamic University of Medina dan UNM.<br />
<span id="more-9"></span></p>
<p>Kegiatan tersebut dilaksanakan untuk membantu mereka yang ingin menguasai bahasa Arab dan menambah wawasan keislaman. Askar Fatahuddin, salah seorang panitia, mengungkapkan, dalam pelaksanaan Daurah Syar’iyyah Wa Lughatil Arabiyah, semua materi disajikan dalam bahasa Arab sehingga para peserta benar-benar ditekankan untuk bisa berbahasa Arab.</p>
<p>“Pemateri pun menyajikan materi dalam bahasa Arab,”katanya. Selain itu, para pemateri merupakan dosen-dosen Is-lamic University of Medina,di antaranya Syaikh Sulaiman Arrumi yang merupakan Pembantu Rektor III Islamic University of Medina, Syaikh Al- Dakhil, Syaikh Abdi Hamid, dan Syaikh As Sa’ad. Direktur Pascasarjana UNM Jasruddin mengungkapkan, kegiatan seperti ini sangat penting dan bermanfaat.</p>
<p>Karena itu, pihaknya berterima kasih kepada Islamic University of Medina. “Kegiatan ini harus terus dilanjutkan,” ungkap Jasruddin. Para peserta pelatihan ini juga mendapatkan peluang emas melanjutkan kuliah di Islamic University of Medina, yang merupakan universitas ternama di Timur Tengah.</p>
<p>Mereka juga akan mendapatkan beasiswa pendidikan selama kuliah di Islamic University of Medina. Syaratnya pun cukup mudah, para peserta setidaknya sudah menghafal minimal 10 Juz Alquran dan telah memiliki nomor re-gistrasi di Islamic University of Medina. Demikian catatan online <a href="http://marjo.blogdetik.com/">Marjo</a> yang berjudul Sebanyak 322 peserta.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2011/07/23/sebanyak-322-peserta/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Saksi ahli dari Rumah Sakit</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2011/01/18/saksi-ahli-dari-rumah-sakit/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2011/01/18/saksi-ahli-dari-rumah-sakit/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 18 Jan 2011 04:42:32 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=8</guid>
		<description><![CDATA[Saksi ahli dari Rumah Sakit (RS) Bhayangkara Kepolisian Resor (Polres) Bone A Suprianti mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) dirinya, saat bersaksi dalam kasus pemarangan yang diduga dilakukan Asisten I Pemkab Bone Mustamar Aras terhadap Adam Malik di Pengadilan Negeri (PN) Watampone, kemarin.

A Suprianti,dokter mitra Polres Bone yang dihadirkan sebagai saksi ahli dalam kasus pemarangan itu,mencabut [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a title="Saksi ahli dari Rumah Sakit" href="http://marjo.blogdetik.com/2011/01/18/saksi-ahli-dari-rumah-sakit/" target="_self">Saksi ahli dari Rumah Sakit</a> (RS) Bhayangkara Kepolisian Resor (Polres) Bone A Suprianti mencabut berita acara pemeriksaan (BAP) dirinya, saat bersaksi dalam kasus pemarangan yang diduga dilakukan Asisten I Pemkab Bone Mustamar Aras terhadap Adam Malik di Pengadilan Negeri (PN) Watampone, kemarin.<br />
<span id="more-8"></span><br />
A Suprianti,dokter mitra Polres Bone yang dihadirkan sebagai saksi ahli dalam kasus pemarangan itu,mencabut BAP setelah tim penasihat hukum Mustamar mengajukan pertanyaan terkait peran dalam memberikan hasil visum et repertumA Malik (korban). “Memang bukan saya yang memeriksa korban (A Malik),tapi dua asisten saya,Herlina dan Nurmala. Saya juga tidak bertemu A Malik, tapi saya yang menandatangani hasil visum,”ungkap dia. Hasil visum pertama sempat terjadi kesalahan pengetikan yang menyebutkan bahwa A Malik mengalami luka tak beraturan. Kemudian kesalahan itu direvisi dengan surat visum kedua yang menyatakan A Malik mengalami luka beraturan akibat terkena benda tajam.</p>
<p>M Darwis Alhadjdji, salah seorang penasihat hukum Mustamar, mengatakan,A Supriati sebenarnya tidak berwenang memberikan keterangan dalam BAP karena bukan dia (Supianti) yang memeriksa langsung. Dia tidak bisa mempertanggungjawabkan BAP. Setelah mendengar cecaran argumentasi M Darwis, Suprianti kemudian kepada majelis hakim menyatakan mencabut BAP terkait kasus tersebut. Ketua PN Watampone Andi Cakra Alam yang juga sebagai hakim ketua, menegaskan, tidak semudah itu mencabut BAP.Apalagi dalam keterangan terungkap bahwa bukan A Supriati yang memvisum A Malik.</p>
<p>Sekadar diketahui, Mustamar didakwa memarang A Malik yang mengakibatkan luka di bagian belakang. Sementara itu,A Malik juga didakwa menganiaya Mustamar yang mengakibatkan tulang hidung Asisten I Pemkab Bone itu patah. Demikian catatan online <a title="Marjo" href="http://marjo.blogdetik.com/" target="_self">Marjo</a> tentang Saksi ahli dari Rumah Sakit.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2011/01/18/saksi-ahli-dari-rumah-sakit/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Warga Surabaya</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2010/12/31/warga-surabaya/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2010/12/31/warga-surabaya/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 30 Dec 2010 18:47:18 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=6</guid>
		<description><![CDATA[IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia -&#62; Warga Surabaya terus berjuang menolak tol tengah. Kemarin mereka bahkan menggelar acara ‘Rembuk Warga Surabaya’ atas rencana pembangunan akses bebas hambatan itu.

Hasilnya mereka sepakat menolak pembangunan tol tengah kota. Penolakan itu dituangkan dengan menanda-tangani spanduk penolakan proyek tersebut. Juga ada pengumpulan koin yang merupakan simbol penolakan.Kotak koin itu akan diedarkan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://im.grandong.com/" title="IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia" target="_blank">IDwebhost.com Trend Hosting Indonesia</a> -&gt; Warga Surabaya terus berjuang menolak tol tengah. Kemarin mereka bahkan menggelar acara ‘Rembuk Warga Surabaya’ atas rencana pembangunan akses bebas hambatan itu.<br />
<span id="more-6"></span><br />
Hasilnya mereka sepakat menolak pembangunan tol tengah kota. Penolakan itu dituangkan dengan menanda-tangani spanduk penolakan proyek tersebut. Juga ada pengumpulan koin yang merupakan simbol penolakan.Kotak koin itu akan diedarkan ke seluruh rukun warga (RW) yang daerahnya terkena penggusuran.</p>
<p>Diskusi yang digagas Warga Surabaya Menggugat itu dihadiri oleh para warga yang rumahnya terkena pembangunan tol tengah kota. Antara lain dari kelurahan Kertajaya, Ngagel,Krembangan,Pegirian, dan Bronggalan.Tak hanya itu, sejumlah pakar transportasi dan tata kota juga turut sumbang ide.Di antaranya pakar tata kota dari ITS, Johan Silas dan pakar transportasi dari Jakarta Darmaningtyas.</p>
<p>Layaknya acara rembug warga, beragam komentar pedas muncul dari mereka. Bahkan sebagian besar mereka mengecam sikap DPRD yang cenderung membela kepentingan investor tol tengah itu. ”Ketua dewannya gendeng (gila).Awalnya, ngomong nggak setuju tol tengah, terus beberapa bulan kemudian bilang setuju. Jangan-jangan gedung DPRD sekarang sudah jadi taman kanakkanak,” kecam warga asal Krembangan, Dodong dalam acara itu.</p>
<p>Dia menjelaskan, alasan investor dan DPRD jika rencana tol tengah telah disosialisasikan adalah bohong. Sebab selama ini survey tidak pernah ada.Apalagi persetujuan seperti yang diopinikan. Ahmad Rumedi, warga Gubeng Jaya juga berkeluh senada. Dia mengatakan, rumahnya sudah pasti ikut tergusur proyek itu karena lokasinya persis dibawah rel KA,Gubeng.”Ojo golek bathibathian (jangan cari untung-untungan, Red).Kalau investor yang dipikir bathi-bathi,kita bisa matimatian,” ungkapnya.</p>
<p>Tak hanya warga yang menolak. Salah seorang peserta diskusi, yakni mahasiswa dari San Fransisco University, AS—yang sedang menempuh studi magang di ITS—Nathan Roger juga membacakan sikapnya terhadap pembangunan tol tengah kota. Lulusan S2 jurusan perencanaan kota itu membeber bahwa pembangun tol tengah kota hanya menimbulkan banyak kerugian.</p>
<p>Seperti yang terjadi di San Fransisco,New Orleans, dan Boston,AS. Akibat yang ditimbulkan karena pembangunan tol tengah antara lain, terputusnya pusat komersial di tengah kota karena kehadiran tol tersebut. Konstruksi jalan tol tengah, menurutnya, menyebabkan kekosongan pusat kota dan penurunan populasi hingga 18%.”Karena itu,saya tidak setuju dengan pembangunan tol tengah,” ucapnya dengan bahasa Indonesia Sementara itu, Pakar transportasi Darmaningtyas mengaku simpatik dengan sejumlah akademisi Surabaya yag ikut memperjuangkan penolakan tol tengah.</p>
<p>Sebab selama pengalamannya di Jakarta, tidak pernah ada satupun akademisi yang peduli saat akses tol akan dibangun di ibukota itu. ”Para akademisinya membela pemda setempat. Di Surabaya lain,para akademisi masih memiliki integritas. Masih membela warganya.Memang,harus seperti itu,”ujarnya. Darmaningtyas juga membeber, pada 2003 lalu,Komite Pembangunan Infrastruktur mengadakan studi kelayakan terhadap tol tengah di Surabaya.</p>
<p>Persimpangan titik-titik tol mencapai titik jenuh mendekati 1. Artinya tingkat kemacetan tinggi. ”Jalan tolnya memang lancar, tapi di kaki-kaki tol akan macet luar biasa. Itu studi pada 2003, sekarang macetnya pasti tambah luar biasa,”jelasnya. Pakar Tata Kota Johan Silas menambahkan, persoalan tol tengah kota bukan masalah menolak atau mendukung. ”Namun, perlukah tol tengah di kota ini?” cetusnya. Johan lantas membeber, pengalaman negara lain saat membangun tol tengah.</p>
<p>Seperti, di Cheonggye (Korea), Toronto (Kanada), Harbo Drive, Portland Amerika. Rata-rata, tol tengah dibangun pada 1950-1960. Semuanya kini sudah dihancurkan. Bekas lahannya kemudian dibangun untuk ruang terbuka hijau atau sarana public umum. ”Apa kemudian kita akan membuat seperti ini (RTH) setelah membangun tol tengah. Kenapa kita tidak langsung membuat RTH-RTH di Surabaya, daripada mengorbankan banyak hal untuk membangun tol,”tandasnya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2010/12/31/warga-surabaya/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Haji Indonesia</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2010/11/17/haji-indonesia/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2010/11/17/haji-indonesia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 16 Nov 2010 18:28:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Bebas]]></category>

		<category><![CDATA[Haji Indonesia]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=5</guid>
		<description><![CDATA[Hingga Senin (15/11) siang, tercatat dua jamaah haji Indonesia yang wafat di Arafah. Dua jamaah tersebut adalah Samina binti Enjo, 69,asal Jember kloter 57 Embarkasi Surabaya (SUB) dan Milasih binti Muhammad Atim,68,asal kloter 43 Jakarta (JKG). Dan support untuk Eye Eagle News.
Dengan meninggalnya dua jamaah ini, jamaah yang meninggal di Tanah Suci sudah mencapai 112 [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Hingga Senin (15/11) siang, tercatat dua jamaah haji Indonesia yang wafat di Arafah. Dua jamaah tersebut adalah Samina binti Enjo, 69,asal Jember kloter 57 Embarkasi Surabaya (SUB) dan Milasih binti Muhammad Atim,68,asal kloter 43 Jakarta (JKG). Dan support untuk <a title="Eye Eagle News" href="http://eyeeagle.com/" target="_blank">Eye Eagle News</a>.<br />
<span id="more-5"></span>Dengan meninggalnya dua jamaah ini, jamaah yang meninggal di Tanah Suci sudah mencapai 112 orang. Samina dan Milasih meninggal beberapa saat setiba mereka di maktab Arafah.Menurut keterangan tim kesehatan, keduanya mengembuskan napas terakhir lantaran serangan jantung atau cardiac arrest. Milasih merupakan warga kompleks Setneg Blok D4 No 15 Jakarta. Jenazah Samina dan Milasih dimakamkan di pemakaman Syaraya. Sementara itu, jamaah yang menjalani perawatan di Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI) Arafah telah mencapai 50 orang. Dari jumlah itu, 12 di antaranya harus dirujuk ke Rumah Sakit Namirah dan sejumlah rumah sakit lain di Mekkah.</p>
<p>Penyakit yang dialami sebagian besar jamaah adalah kencing manis dan darah tinggi. “Ini memang sesuai dengan perkiraan, dua jenis penyakit itu yang menjadi kewaspadaan kami,”jelas Wakil Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi dr Chaerul Radjab Nasution di Arafah kemarin. Dia berharap angka jamaah sakit, khususnya selama di Arafah,bisa terus ditekan. Untuk mengantisipasinya, tim kesehatan antara lain telah meminta petugas bertindak cepat melakukan penanganan pasien. Cara ini dinilai lebih efektif, terbukti dengan banyaknya jamaah yang dibawa ke BPHI.“Bagi kami tidak masalah jika harus dibawa ke BPHI,yang terpenting harus cepat ditangani,kemudian jika mereka sudah mulai membaik kondisinya, kita kembalikan ke maktab agar bisa wukuf,” jelas dr Chaerul.</p>
<p>Dia meminta jamaah untuk tetap menjaga kondisi kesehatan selama di Muzdalifah dan Mina.Sebab di dua tempat ini,jamaah membutuhkan tenaga yang sangat ekstra. Menteri Agama (Menag) yang juga amirulhaj Suryadharma Ali Minggu (14/11) malam juga mengunjungi sejumlah pasien yang dirawat di posko kesehatan.Menag mengaku penyakit yang paling banyak dialami pasien risiko tinggi adalah darah tinggi dan kencing manis. Khusus untuk kencing manis, penanganannya tidak bisa maksimal karena tim kesehatan kesulitan menyimpan insulin.</p>
<p>“Mestinya harus disimpan di alat pendingin,tapi kondisi lokasi yang berpindah-pindah belum memungkinkan untuk melakukan hal tersebut,”jelas Menag.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2010/11/17/haji-indonesia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Angkutan Khusus ASDP Cuma Bawa BBM</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/angkutan-khusus-asdp-cuma-bawa-bbm/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/angkutan-khusus-asdp-cuma-bawa-bbm/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 19:28:33 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Blogging]]></category>

		<category><![CDATA[Angkutan Khusus ASDP Cuma Bawa BBM]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=4</guid>
		<description><![CDATA[PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bengkulu telah mengangkut bahan bakar minyak untuk keperluan masyarakat di Pulau Enggano.
&#8220;Kita mengangkut BBM jenis Premium sebanyak 10 ton dan Solar 15 ton secara rutin. BBM tersebut milik salah satu koperasi yang  mendistribusikan BBM untuk kebutuhan masyarakat setempat,&#8221; kata Pelaksana tugas Kepala PT.ASDP Cabang Bengkulu, Dadan Hermawan, [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>PT. Angkutan Sungai Danau dan Penyeberangan (ASDP) Bengkulu telah mengangkut bahan bakar minyak untuk keperluan masyarakat di Pulau Enggano.</p>
<p>&#8220;Kita mengangkut BBM jenis Premium sebanyak 10 ton dan Solar 15 ton secara rutin. BBM tersebut milik salah satu koperasi yang  mendistribusikan BBM untuk kebutuhan masyarakat setempat,&#8221; kata Pelaksana tugas Kepala PT.ASDP Cabang Bengkulu, Dadan Hermawan, Sabtu (9/10/2010).<br />
   <span id="more-4"></span><br />
Ia mengatakan, angkutan BBM ke Pulau Enggano itu sesuai jadwal dan tidak mengalami penundaan, serta tidak mengganggu jadwal angkutan umum karena masyarakat telah mengetahui jadwalnya.</p>
<p>BBM tersebut dijadwalkan tiba di pulau yang berjarak tempuh 106 mil laut itu keesokan harinya  sehingga kebutuhan masyarakat dapat terpenuhi.</p>
<p>Ia mengatakan, angkutan BBM ke pulau tersebut telah dijadwalkan setiap satu bulan, diyakini kebutuhan penduduk 2.700 jiwa itu dapat diatasi.</p>
<p>Angkutan khusus bahan bakar minyak (BBM) ke pulau tersebut tidak dapat melayani penumpang umum untuk menjaga keselamatan jiwa orang lain, karena hal itu telah ditetapkan melalui aturan penyeberangan. </p>
<p>Sementara itu, salah seorang staf pemerintahan Kecamatan Pulau Enggano, Khairuddin, dihubungi melalui telphon di Bengkulu mengatakan, permintaan dan persediaan BBM di pulau tersebut masih stabil. &#8220;Sejak menjelang Ramadhan dan Lebaran Idul Fitri tahun ini masih normal baik persediaan maupun harga,&#8221; katanya.</p>
<p>Dengan jadwal angkutan telah berjalan baik, kondisi BBM di daerah ini makin aman hingga dua bulan mendatang. &#8220;Kita hanya berharap kepada masyarakat untuk dapat menggunakan BBM tersebut dengan tepat sasaran sehingga kebutuhan dapat merata bagi semua warga yang memerlukan,&#8221; ujarnya.</p>
<p>Tidak hanya BBM, terhadap kebutuhan pokok seperti beras miskin didaerah itu juga telah disalurkan, tepat waktu setiap bulannya.</p>
<p>Ia menyebutkan raskin untuk warga Kecamatan Enggano masih diterimakan sebanyak 13 kilogram. &#8220;Kita belum menerima tambahan raskin sebanyak 2 kg untuk setiap  rumah tangga sasaran, sedangkan penambahan itu telah dijadwalkan sejak Juni pertengahan 2010.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/angkutan-khusus-asdp-cuma-bawa-bbm/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Banjir Kapuas Hulu Akibat Deforestasi</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/banjir-kapuas-hulu-akibat-deforestasi/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/banjir-kapuas-hulu-akibat-deforestasi/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 09 Oct 2010 19:26:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Artikel]]></category>

		<category><![CDATA[Banjir Kapuas Hulu Akibat Deforestasi]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://marjo.blogdetik.com/?p=3</guid>
		<description><![CDATA[Direktur Konservasi Alam Kalimantan Lorens mengatakan, banjir yang melanda sebagian Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kemungkinan besar dampak dari degradasi dan deforestisasi di wilayah itu dalam 10 tahun terakhir.
&#8220;Fungsi lahan dan kawasan yang seharusnya mampu menampung air, sudah tidak mampu lagi karena degradasi dan deforestisasi,&#8221; kata Lorens saat dihubungi dari Pontianak, Sabtu (9/10/2010).

Pembalakan liar dan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Direktur Konservasi Alam Kalimantan Lorens mengatakan, banjir yang melanda sebagian Kabupaten Kapuas Hulu, Kalimantan Barat, kemungkinan besar dampak dari degradasi dan deforestisasi di wilayah itu dalam 10 tahun terakhir.</p>
<p>&#8220;Fungsi lahan dan kawasan yang seharusnya mampu menampung air, sudah tidak mampu lagi karena degradasi dan deforestisasi,&#8221; kata Lorens saat dihubungi dari Pontianak, Sabtu (9/10/2010).<br />
<span id="more-3"></span><br />
Pembalakan liar dan pembukaan kawasan berhutan untuk pertanian dan perkebunan terjadi di kabupaten tersebut. Tindakan tersebut tidak dilakukan sekarang melainkan bertahun-tahun sebelumnya. &#8220;Kawasan yang mempunyai fungsi hidrologis sebagai daerah aliran sungai, jauh berkurang,&#8221; katanya.</p>
<p>Salah satu yang sangat penting adalah daerah aliran sungai (DAS) Taman Nasional Danau Sentarum (TNDS). Namun, lanjut dia, saat ini di sekitar TNDS ada sembilan perusahaan yang mendapat izin untuk mengelola perkebunan kelapa sawit. Kondisi itu membuat TNDS dalam kondisi banjir hingga ke Kecamatan Lanjak, yang letaknya relatif cukup tinggi dibanding Putussibau.</p>
<p>&#8220;Dan kondisi sekarang, semua DAS di Kapuas Hulu sudah terganggu,&#8221; kata Lorens. Ia melanjutkan, kondisi di Kapuas Hulu saat ini mengingatkan semua pihak bahwa apa yang dilakukan terhadap lingkungan tidak menimbulkan dampak serta merta. Melainkan menjadi bahaya laten yang berskala besar, bersifat permanen dan jangka waktu lama. &#8220;Kalau tidak ada pemulihan yang segera,&#8221; kata dia.</p>
<p>Selain itu, perlu didukung kebijakan pemerintah mengenai tata ruang serta manusia harus didorong untuk hidup bersahabat dengan alam. Ke depan, kata Lorens, semua perencanaan pembangunan harus memperhatikan aspek lingkungan serta bagaimana penanganan di sumber kehidupan dan pangan. &#8220;Seperti sekarang, curah hujan tinggi. Ancaman sumber pangan dan kehidupan juga tinggi,&#8221; katanya.</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2010/10/10/banjir-kapuas-hulu-akibat-deforestasi/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
		<item>
		<title>Halo dunia!</title>
		<link>http://marjo.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/</link>
		<comments>http://marjo.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 04 May 2010 14:45:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>marjo</dc:creator>
		
		<category><![CDATA[Tak Berkategori]]></category>

		<guid isPermaLink="false"></guid>
		<description><![CDATA[Selamat Datang Blogdetik.com. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Selamat Datang <a href="http://blogdetik.com/">Blogdetik.com</a>. Ini merupakan postingan pertama Anda. Silahkan Edit atau hapus postingan ini, dan mulai ngeblog!</p>
</fieldset>]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://marjo.blogdetik.com/2010/05/04/halo-dunia/feed/</wfw:commentRss>
		</item>
	</channel>
</rss>

<!-- Dynamic Page Served (once) in 0.582 seconds -->

